Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat at-Takatsur

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ

Arab-Latin: al-hākumut-takāṡur

Terjemah Arti: 1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,

حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ

ḥattā zurtumul-maqābir

2. sampai kamu masuk ke dalam kubur.

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia

1-2. Allah mengabarkan bahwa manusia telah disibukkan dari ketaatan kepada Allah dengan berbangga diri dan pamer atas banykanya harta dan anak; Sampai-sampai umurnya berakhir dan mereka binasa (hingga) menuju ke kuburan, dikuburkannya mereka di dalamnya sebelum dirinya (mampu) mendahulukan amalan yang baik (ketika di dunia). Dan ini adalah kondisi kebanyakan manusia. Kami meminta keselamatan kepada Allah.

كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ

kallā saufa ta’lamụn

3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),

ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ

ṡumma kallā saufa ta’lamụn

4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.

3-4. Allah menegur mereka yang disibukkan dengan dunia, berbangga diri dengan banyaknya anak dan harta, (berpaling) dari ketaatan kepada Allah; Kemudian Allah kabarkan kepada mereka (jika masih tetap dengan kondisi seperti ini), maka mereka akan mengetahui hukuman yang buruk atas perbuatannya. Kemudian Allah ulangi teguran dan ancaman, menegaskan hari kebangkitan dan penyesalan yang mereka akan menuju kesana.

كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ

kallā lau ta’lamụna ‘ilmal-yaqīn

5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,

Ketahuilah oleh kalian wahai manusia, jika kalian benar-benar mengetahui apa yang kalian ketahui tentang akhirat, sungguh kalian akan tersibukkan darinya, (ketimbang) sibuk untuk berbangga diri dan menggebu-gebu dalam mencari harta.

لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ

latarawunnal-jaḥīm

6. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,

Allah bersumpah dan menegaskan bahwa manusia akan melihat adzab di akhirat (dengan mata) dan dengan hati-hati mereka.

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ

ṡumma latarawunnahā ‘ainal-yaqīn

7. dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin.

Kemudian Allah tegaskan bahwa mereka akan melihat adzab dengan mata kepala hakiki tanpa ragu akan adzab tersebut dan tanpa bimbang. Uutan yakin ada tiga, disebutkan dalam surat ini hanya dua : Yang pertama yakin karena sebab ilmu, disebutkan dalam ayat yang kelima, yang kedua adalah keyakinan dengan melihat melalui mata kepala langsung, disebutkan dalam ayat yang ketujuh, dan yang terakhir adalah sebenar-benarnya keyakinan, disebutkan Allah dalam surat Al Waqi’ah : 95, Allah berfirman : إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلْيَقِينِ, yang artinya : Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.

ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ

ṡumma latus`alunna yauma`iżin ‘anin-na’īm

8. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).

Sesungguhnya kalian wahai manusia, akan meminta di akhirat macam-macam kenikmatan, yang Allah berikan kenikmatan itu untuk kalian di dunia, dimana kalian berupaya berpaling (dari kemewahan dunia) dan bersungguh-sungguh dalam kehidupan kalian untuk menggapai selain (dunia) dan (bersungguh-sungguh meuju kepada) yang berkaitan dengan hari pembalasan.

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!