Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat al-Buruuj

وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْبُرُوجِ

Arab-Latin: was-samā`i żātil-burụj

Terjemah Arti: 1. Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,

وَالْيَوْمِ الْمَوْعُودِ

wal-yaumil-mau’ụd

2. dan hari yang dijanjikan,

وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ

wa syāhidiw wa masy-hụd

3. dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia

1-3. Allah memulai dalam surat ini dengan banyak sumpah. Allah bersumpah dengan gugusan bintang-bintang yang besar, dan ia ada dua belas gugusan, dan ia merupakan tempat beredarnya bulan yang pengetahuan bagi pemilik tempat bercocok tanam, (untuk mengetahui) musim-musim bertani, menanam, dan memanen buah-buahan. Begitu juga penggembala kambing dan unta di padang pasir, dimana mereka (penggembala) akan mengetahui tahun musiman. Musim panas, semi, dingin dan gugur. Kemudian bersumpah dengan hari mauw’ud, yaitu hari kiamat. Dan bersumpah dengan yang menyaksikan dan disaksikan (dari makhluk). Telah berselisih para ahli tafsir tentang penafsiran yang menyaksikan dan disaksikan. Mereka (ahli tafsir) menyebutkan dengan banyak pendapat, ada yang mengatakan : Yaitu orang yang menyaksikan hari jumat dan yang disaksikan pada hari arafah, ada juga yang mengatakan yang menyaksikan adalah Muhammad ﷺ dan yang disaksikan adalah hari perhitungan. Kesimpulannya dengan mengumpulkan pendapat-pendapat (ahli tafsir) adalah setiap orang yang menyaksikan dia juga disaksikan, sebagaimana pendapat syaikh Sa’di.

قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ

qutila aṣ-ḥābul-ukhdụd

4. Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit,

Kemudian datang pada ayat ini jawaban dari sumpah (pada ayat sebelumnya), maka Allah berkata : Allah membinasakan penggali (pembuat) parit yang mereka membuat lubang (celah) panjang di bumi dan menjadikannya banyak lubang. Mereka menyalakan api di dalamnya untuk membakar orang-orang yang beriman. Kemudian Allah menceritakan bahwa api ini menyala-nyala yang dinyalakan dengan kayu bakar yang banyak. Dak kisah para penggali parit ini dikisahkan imam muslim di dalam shahihnya.

النَّارِ ذَاتِ الْوَقُودِ

an-nāri żātil-waqụd

5. yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar,

إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌ

iż hum ‘alaihā qu’ụd

6. ketika mereka duduk di sekitarnya,

5-6. Allah menjelaskan mereka para pendosa (yang menyiksa mukmin) sambil duduk-duduk di sekitar api yang besar yang menyala-nyala. Mereka mengawasi orang-orang beriman sambil mengadzabnya dengan api; Maka Allah lah yang akan menghalangi orang-orang kafir (dari surga-Nya) dan akan menjebloskan mereka kedalam neraka, kemudian orang-orang mukmin (yang akan) menyaksikan mereka ketika dijebloskan. Dan ia (orang kafir) kufur namun bergembira atas kekufurannya, dan Allah mengabaikan mereka (ketika mereka disiksa oleh-Nya).

وَهُمْ عَلَىٰ مَا يَفْعَلُونَ بِالْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌ

wa hum ‘alā mā yaf’alụna bil-mu`minīna syuhụd

7. sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.

وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَنْ يُؤْمِنُوا بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ

wa mā naqamụ min-hum illā ay yu`minụ billāhil-‘azīzil-ḥamīd

8. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,

الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

allażī lahụ mulkus-samāwāti wal-arḍ, wallāhu ‘alā kulli syai`in syahīd

9. Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.

7-9. Mereka orang-orang kafir menyaksikan atas apa yang mereka perbuat kepada orang-orang mukmin. Mereka orang-orang mukmin tidak mengingkari dan tidak pula mencela mereka (orang-orang kafir) kecuali mereka membenarkan (janji) Allah yang terpuji terhadap setiap keadaan (yang menimpa mereka), dimana Allah yang memiliki kerajaan baik di langit maupun di bumi, Ia berkuasa atas keduanya dengan apa yang Ia kehendaki, dan menghukumi sesuai dengan apa yang Ia inginkan, dan Allah menjadi saksi atas segala sesuatu. Tidak akan tersembunyi akan kelakuan mereka para thaghut (yang melampaui batas), yang dzalim dengan siapa yang beriman kepada Allah dan yang mengikuti petunjuk-Nya. Itulah kejahatan mereka dan dosa mereka (yang menghabisi) siapa yang tunduk dan beriman kepada Allah. Seperti inilah pertimbangan mereka (orang-orang fasiq), mereka menginginkan sifat terpuji dan kebaikan (dari orang-orang beriman) menjadi sebuah keburukan.

إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ

innallażīna fatanul-mu`minīna wal-mu`mināti ṡumma lam yatụbụ fa lahum ‘ażābu jahannama wa lahum ‘ażābul-ḥarīq

10. Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.

Ketahuilah wahai manusia ! Bahwasanya yang mengadzab dan membakar mereka (orang-orang yang beriman) baik laki-laki maupun perempuan dengan api, akan menjadi sebab fitnah bagi agama mereka (kaum muslimin), kemudian mereka tidak mau kembali dari kekufurannya dan ke-thaghutannya (kepada islam), maka mereka akan diadzab dengan adzab jahannam (dan) wajahnya menghitam karena sebab kekafirannya dan bersamaan dengan kejahatannya yang besar. Maka jika mereka bertaubat, Allah akan masukkan mereka termasuk golongan yang dirahmati, dan ini merupakan kelembutan yang datang dari Allah, keadilan-Nya dan kemuliaan-Nya.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْكَبِيرُ

innallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti lahum jannātun tajrī min taḥtihal-an-hār, żālikal-fauzul-kabīr

11. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.

Ketahuilah juga bahwa mereka yang menetapkan ke-esaan Allah dalam ibadah dan amalan yang shalih, mereka memiliki kebun-kebun (di surga) yang mengalir di bawah pepohonannya sungai-sungai. Dan inilah kemenangan besar yang didapatkan oleh mereka. Dan dapat disaksikan di belahan dunia semisal Bosnia, Herzegovina dan Andalus, ketika berkuasanya kekufuran, mereka (orang-orang kafir) membunuh beberapa manusia yang tidak berdosa kecuali muslimin (mereka bunuh semua). Kami memohon kepada Allah untuk mengembalikan kemulian dan cahaya bagi islam dan kaum muslimin.

إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ

inna baṭsya rabbika lasyadīd

12. Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras.

إِنَّهُ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ

innahụ huwa yubdi`u wa yu’īd

13. Sesungguhnya Dialah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali).

وَهُوَ الْغَفُورُ الْوَدُودُ

wa huwal-gafụrul-wadụd

14. Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih,

ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيدُ

żul-‘arsyil-majīd

15. yang mempunyai ‘Arsy, lagi Maha Mulia,

فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ

fa”ālul limā yurīd

16. Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

12-16. Ketahuilah wahai Nabi Allah, bahwasanya Allah memutuskan untuk memusuhi dari orang-orang yang kejam dan kufur, untuk tujuan menampakkan ke Maha Kuatan-Nya dan Ketegasan-Nya. Kemudian ketahuilah wahai Nabi Allah, bahwasanya Allah, Ia hanya sendirian dalam penciptaan dari kondisi sebelumnya yang tidak ada (wujud), kemudian Allah matikan (mereka), lalu kami hidupkan kembali; Dan Ia Allah Maha Pengampun. Mengampuni bagi siapa yang bertaubat dari hamba-Nya dan Ia Maha Pengasih, Yang Lemah Lembut kepada kekasih-Nya yang dicintai-Nya dengan cinta yang sangat. Dia adalah pemilik arsy yang mulia, yang ia (arsy) adalah makhluk yang paling besar. Dan Allah adalah Al Majid (Yang Sempurna), tinggi (di atas seluruh makhluk). Dan Ia berbuat sekendak-Nya. Dan jika Ia menghendaki sesuatu maka jadilah ia.

هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْجُنُودِ

hal atāka ḥadīṡul-junụd

17. Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang,

فِرْعَوْنَ وَثَمُودَ

fir’auna wa ṡamụd

18. (yaitu kaum) Fir’aun dan (kaum) Tsamud?

بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي تَكْذِيبٍ

balillażīna kafarụ fī takżīb

19. Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan,

17-20. Allah berkata kepada Nabi-Nya : Apakah telah sampai kepadamu wahai Rasul atas kabar kufur dank eras kepalanya mereka kaum penentang, dan apa yang mereka terima dari adzab dan hukuman ?. Mereka adalah Fir’aun dan Tsamud, yang pertama ditimpakan adzab dan siksaan. Dengan itu pula kafir Mekkah yang terus menerus berdusta maka, siksaan atasnya. Dan ketika engkau (Muhammad ﷺ) datang, mereka (orang kafir) tidak menganggap kekafirannya sebelumnya. Kemudian Allah jelaskan bahwa Allah mencakup mereka dengan ilmu-Nya dan ke Maha Kuasaan-Nya. Dan mereka (orang-orang kafir) terkepung, tidak luput dari Allah dan tidak pula membuat-Nya lemah.

وَاللَّهُ مِنْ وَرَائِهِمْ مُحِيطٌ

wallāhu miw warā`ihim muḥīṭ

20. padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka.

17-20. Allah berkata kepada Nabi-Nya : Apakah telah sampai kepadamu wahai Rasul atas kabar kufur dan keras kepalanya mereka kaum penentang, dan apa yang mereka terima dari adzab dan hukuman ?. Mereka adalah Fir’aun dan Tsamud, yang pertama ditimpakan adzab dan siksaan. Dengan itu pula kafir Mekkah yang terus menerus berdusta maka, siksaan atasnya. Dan ketika engkau (Muhammad ﷺ) datang, mereka (orang kafir) tidak menganggap kekafirannya sebelumnya. Kemudian Allah jelaskan bahwa Allah mencakup mereka dengan ilmu-Nya dan ke Maha Kuasaan-Nya. Dan mereka (orang-orang kafir) terkepung, tidak luput dari Allah dan tidak pula membuat-Nya lemah.

بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَجِيدٌ

bal huwa qur`ānum majīd

21. Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia,

فِي لَوْحٍ مَحْفُوظٍ

fī lauḥim maḥfụẓ

22. yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh.

21-22. Kemudian Allah tutup surat ini dengan penjelasan atas mereka yang mendustakan Al Qur’an, (padahal ia) terjaga dari perubahan, dan tertulis di Lauh Al Mahfudz dan sebagai ummul kitab di sisi Allah. Allah menafikan apa yang mereka tuduhkan kepada Al Qur’an, mereka katakan : Al Qur’an adalah syair dan ia adalah dongeng-dongeng belaka.

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!