Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat al-Infithar

إِذَا السَّمَاءُ انْفَطَرَتْ

Arab-Latin: iżas-samā`unfaṭarat

Terjemah Arti: 1. Apabila langit terbelah,

وَإِذَا الْكَوَاكِبُ انْتَثَرَتْ

wa iżal-kawākibuntaṡarat

2. dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,

وَإِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْ

wa iżal-biḥāru fujjirat

3. dan apabila lautan menjadikan meluap,

وَإِذَا الْقُبُورُ بُعْثِرَتْ

wa iżal-qubụru bu’ṡirat

4. dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia

1-4. Surat ini dimulai dengan keimanan, dimana Allah bersumpah dengan langit yang apabila telah terbelah dan berubah aturan (dari yang semestinya). Allah juga bersumpah dengan bintang-bintang yang apabila berjatuhan dan berserakan. Allah juga bersumpah dengan lautan yang meluap satu sama lain dan kemudian (terkumpul) menjadi lautan yang satu, dan bercampur air (dari laut) yang tawar dengan yang asin. Allah juga bersumpah dengan kuburan yang apabila dihamburkan dan dibangkitkan (mayit) di dalamnya untuk berkumpul di padang masyhar

عَلِمَتْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ

‘alimat nafsum mā qaddamat wa akhkharat

5. maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.

Kemudian Allah datangkan jawaban bagi sumpah-sumpah (pada ayat sebelumnya), dimana Allah mengkabarkan pada hari itu akan mengetahui setiap jiwa atas apa yang telah mereka perbuat dahulu dari kebaikan dan keburukan.

يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ

yā ayyuhal-insānu mā garraka birabbikal-karīm

6. Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.

الَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ

allażī khalaqaka fa sawwāka fa ‘adalak

7. Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,

فِي أَيِّ صُورَةٍ مَا شَاءَ رَكَّبَكَ

fī ayyi ṣụratim mā syā`a rakkabak

8. dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.

6-8. Kemudian Allah peringatkan manusia-manusia yang mengingkari akan hari kebangkitan dan Ia berkata : Wahai manusia ! Atas dasar apa engkau mengkhianati dan engkau berani bermaksiat kepada Rabbmu Yang Maha Agung. Yang Ia telah memberikan nikmat kepadamu secara nyata dan menciptakanmu dan menjadikanmu sesempurna-sempurnanya makhluk. Allah jadikan engkau dengan bentuk paling indah dan Allah susun (dirimu) dengan wujud (manusia) dengan sebaik-baik bentuk.

كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِالدِّينِ

kallā bal tukażżibụna bid-dīn

9. Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.

Kemudian Allah peringatkan mereka (orang-orang musyrik), Ia berkata : Silahkan kalian ingkari wahai para pendusta ! Atas apa yang terkait dengan hari kebangkitan dengan cara (kalian) membantah Nabi ﷺ (utusan Ku) dan dengan cara memeranginya. Ia (para Nabi) tidak akan pernah berkhianat (dan) Allah akan bersabar dengan sikap kalian. Karena sesungguhnya kalian telah mendustakan hari perhitungan, hari pembalasan dan hari kebangkitan.

وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ

wa inna ‘alaikum laḥāfiẓīn

10. Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),

كِرَامًا كَاتِبِينَ

kirāmang kātibīn

11. yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu),

يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ

ya’lamụna mā taf’alụn

12. mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.

10-12. Ketahuilah oleh kalian bahwasanya amal-amal kalian seperti dicatat, dan sungguh setiap dari kalian ada malaikat-malaikat penjaga yang senantiasa mencatat (amalan), ia mencatat apa yang kalian kerjakan dari kebaikan maupun kejelekan.

إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ

innal-abrāra lafī na’īm

13. Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan,

وَإِنَّ الْفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٍ

wa innal-fujjāra lafī jaḥīm

14. dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.

13-14. Kemudian Allah mengkabarkan bahwasanya penilaian (hasil akhir) adalah apa yang dicatat oleh para malaikat (dari amalan-amalan yang dikerjakan) seorang hamba. Maka bagi orang-orang mukmin yang mentaati Rabbnya di dunia, mereka akan mendapatkan balasan kemenangan dan kesenangan. Adapun orang-orang kafir yang bermaksiat kepada Rabb mereka di dunia, maka tempat kembalinya adalah di neraka, mereka dibakar di dalamnya dan di azab di dalamnya. Mereka tidaklah hidup tidak pula mati.

يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ الدِّينِ

yaṣlaunahā yaumad-dīn

15. Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.

وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَائِبِينَ

wa mā hum ‘an-hā bigā`ibīn

16. Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu.

15-16. Kemudian Allah jelaskan bahwa neraka ini akan memakan mereka dengan api yang sangat panas dan menjadikan mereka menderita dengan lautan api pada hari perhitungan dan pembalasan dimana mereka (para pendusta) mendustakan ketika di dunia. Allah menjelaskan bahwasanya mereka tidak akan musnah setelah di panggang dengan api sekejap pun, bahkan mereka akan kekal dengan sebenar-benarnya kekekalan.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِ

wa mā adrāka mā yaumud-dīn

17. Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?

ثُمَّ مَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِ

ṡumma mā adrāka mā yaumud-dīn

18. Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?

يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِنَفْسٍ شَيْئًا ۖ وَالْأَمْرُ يَوْمَئِذٍ لِلَّهِ

yauma lā tamliku nafsul linafsin syai`ā, wal-amru yauma`iżil lillāh

19. (Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.

17-19. Kemudian Allah berbicara tentang tulang-belulang pada hari kiamat, Ia berkata : Dan tidaklah engkau mengetahui wahai manusia akan keadaan tulang-belulang pada hari perhitungan dan pembalasan. Ketahuilah wahai sekalian manusia ! Bahwasanya pada hari itu adalah hari yang sangat mengerikan, dimana tidak akan mampu salah seorang memberikan manfaat bagi seorang yang lainnya. Dan segala urusannya kembali kepada Allah semata. “Ya Allah wahai Dzat yang memiliki segala urusan pada setiap masa, masukanlah kami dengan rahmat-mu termasuk kedalam golongan orang-orang yang shalih”.

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!