Cara Belajar Mengaji Tajwid untuk Pemula

Belajar mengaji tajwid pemula dan dijamin pasti bisa mudah dan cepat pastilah menjadi hal yang diinginkan seseorang yang ingin belajar mengaji. Di Indonesia sering kali disebutkan bahwa mengaji adalah membaca Al-Qur’an. Setiap anak akan diharuskan oleh orang tuanya untuk pergi mengaji saat masih kecil. Mereka akan mengaji dalam sebuah TPQ agar bisa menggaji dengan baik dan benar.

Arti Mengaji

Kata ngaji sebenarnya berasal dari bahasa Jawa. Berasal dari kata nga (sanga) dan ji (siji). Sanga atau dalam bahasa Indonesia berarti sembilan, yaitu terdapat 9 lubang yang ada pada tubuh manusia. Lubang itu antara lain 2 lubang mata, 2 lubang hidung, 2 lubang telinga, 1 lubang mulut dan 2 buah lubang yang berada pada tubuh bagian bawah, yaitu 1 lubang anus dan 1 lubang kelamin.

Dapat disimpulkan bahwa mengaji adalah memusatkan kesembilang lubang yang ada pada diri kita semua. Tujuannya adalh untuk mendengar serta menelaah lebih lanjut ilmu serta akan mengamalkannya sema-mata hanya untuk kemuliaan yang maha satu, yaitu Allah SWT.

Dalam suatu pengajian biasanya terdapat seorang uztad yang akan menjelaskan tentang berbagai macam ilmu agama. Tak hanya itu uztad juga biasanya akan menerima tanya jawab serta berkonsultasi dengan para jemaah seputar ilmu agama. Seseorang akan dikatakan telah melakukan ngaji saat dia benar-benar belajar dan mendapatkan ilmu setelah melakukan ngaji. Jika saat berangkat mengaji hanya duduk tanpa memperhatikan apa yang dijelaskan uztad tentang ilmu agama, maka dia bukanlah orang yang bisa dikatakan mengaji.

Belajar Mengaji

Belajar mengaji tajwid pemula dan dijamin pasti bisa mudah dan cepat bisa dilakukan dengan beberapa cara. Belajar mengaji umumnya dilakukan saat masih kanak-kanak. Namun, bagi anda yang sudah terlanjur dewasa tapi masih belum dapat membaca Al-quran, anda dapat melakukan beberapa tips di bawah ini agar dapat lancar mengaji. Tips-tips agar cepat bisa mengaji antara lain :

1.      Mencari Guru

Mencari seorang guru agar sangat penting untul dilakukan ketika ingin belajar mengaji. Belajar membaca Al-Qur’an secara otodidak tidak boleh dilakukan. Hal itu karena jika ada hukum bacaan ada yang salah, maka kita akan percuma untuk mengaji. Oleh karena itu, seorang guru sangat diperlukan untuk membantu belajar mengaji.

2.      Belajar Membaca Huruf Hijaiyah

Saat pertama kali belajar membaca Al-Qur’an maka yang harus dilakukan adalah belajar membaca huruf hijaiyah. Hal itu karena isi Al-Qur’an adalah bacaan yang isinya tersusun dari 29 huruf hijaiyah.

3.      Mengerti Tanda Baca yang Digunakan dalam Al-Qur’an

Tahapan selanjutnya adalah belajar tanda baca seperti fathah, sukun, kasrah, tanwin dan dhommah.

4.      Mengerti Tajwid

Hukum membaca Al-Qur’an dengan menggunkan aturan tajwid adalah fardhu ain. Fardhu ain adalah wajib bagi kita untuk menggunakannya saat membaca Al-Qur’an.

Beberapa tajwid yang harus dikuasai adalah seperti Idgham, Qalqolah, Idhar dan sebagainya.

Beberapa hal di atas dapat dilakukan jika anda sudah memantapkan hati untuk melakukannya. Itulah beberapa tipsbelajar mengaji tajwid pemula dan dijamin pasti bisa mudah dan cepat.