Bacaan Al-Quran dalam Bahasa Indonesia, Bagaimana Cara Membaca Al-Quran Cepat Lancar?

Bacaan Al-Quran dalam bahasa Indonesia biasanya digunakan untuk seseorang yang baru pertama kali belajar mengaji. Umumnya pemula yang mengalami kesusahan untuk membaca Al-Quran maupun surat-surat pendek akan mencoba belajar membacanya dengan menggunakan huruf latin. Seseorang jika ingin mengerti arti dari sebuah surat dalam Al-Quran juga akan membaca terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

Bagaimana Hukumnya Membaca Al-Quran dengan Huruf Latin?

Al-Quran adalah kitab suci umat Islam dan merupakan mukjizat terbesar dari Nabi Muhammad SAW. Al-Quran adalah kitab yang merupakan wahyu dari Allah SWT yang akan terjamin keasliannya.

Saat ini banyak permasalahan datang dari seseorang yang mengalami kesusahan dalam mempelajari cara membaca Al-Quran. Seseorang tersebut akan memulai belajar membaca Al-Quran dengan membaca surat dari Al-Quran dengan menggunakan tulisan latin. Lalu bagaimanakah sebenarnya hukumnya membaca Al-Quran dengan huruf latin.

Al-Quran saat diturunkan ditulis dengan bahasa Arab dan tidak ada transliterasi yang benar-benar tepat dalam bahasa lain. Menuliskan Al-Quran ke dalam bahasa lain dapat menghilangkan kekhususan Al-Quran. Hal itu dapat membuat cara baca dan arti yang dikandung tiap kata menjadi berpengaruh. Sehingga akan membuat makna berubah dan akan menimbulkan akibat yang fatal.

Membaca Al-Quran telah diharamkan oleh para ulama. Hal itu untuk mencegah perubahan cara baca dan arti dari setiap kata pada Al-Quran. Menulis Al-Quran ke dalam bahasa selian diperbolehkan oleh Imam Qulyubi. Namun, untuk membacanya benar-benar tidak diperbolehkan.

Dikatakan bahwa sesungguhnya orang yang membaca Al-Quran dengan huruf latin hanyalah orang-orang yang buta aksara arab karena tidak mengaji. Membaca Al-Quran dengan huruf latin hanya akan menyesatkan. Hal itu dikarenakan karakter huruf Arab atau huruf hijaiyah tidak ada padanannya dalam huruf latin.

Cara Membaca Al-Quran agar Cepat Lancar

·           Mengenal Huruf Hijaiyah

Al-Quran dituliskan dengan huruf hijaiyah atau huruf Arab. Jumlah huruf hijaiyah ada 29 huruf. Sebelum bisa membaca Al-Quran maka diharuskan untuk dapat menghafal 29 huruf ini.

·           Mengenal Tanda Baca

Seperti dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Arab juga terdapat tanda baca yang disebut dengan harakat. Beberapa tanda bacanya adalah seperti sukun, fathah, kasrah, dhommah dan tanwin.

·           Mengerti Tajwid

Membaca Al-Quran dengan tajwid yang benar adalah wajib hukumnya. Jika kita membaca Al-Quran dan salah dalam tajwidnya maka arti dan maknanya akan berubah. Jadi dalam belajar membaca Al-Quran hal yang utama untuk diperhatikan adalah tajwidnya. Seseorang akan dikatakan fasih dalam membaca Al-Quran jika dia dapat membaca Al-Quran dengan tajwid yang benar.

Beberapa tajwid antara lain seperti Idhar, Ikhfa, Idgham, Qaqolah dan sebagainya.

·           Latihan Membaca Al-Quran Sesering Mungkin

Seseorang tidak akan dapat mahir dalam sesuatu jika tidak melakukan latihan. Begitu juga dengan membaca Al-Quran.

Itulah beberapa cara agardapat lancar dalam membaca Al-Quran serta hukum bacaan Al-Quran dalam bahasa Indonesia.