Baca al-Qur’an Berlagu: 4 Hal Penting untuk Melagukan Al-Quran bagi Qori dan Qoriah

Seorang pembaca Al-Quran atau qori dan qoriah harus mempunyai bekal sebelum belajar baca Al Quran berlagu. Mengetahui huruf-huruf Hijaiyah, teknik baca, dan tajwid adalah tiga modal utama yang harus kita miliki. Selain itu, masih ada poin-poin penting lain yang wajib dilakukan untuk menjadi pembaca Al-Quran yang baik dan mampu melagukan ayat-ayat suci tanpa keluar dari aturan. Empat hal penting di bawah ini perlu diperhatikan qori dan qoriahagar kualitas mereka menjadi lebih baik.

  1. Melatih Pernapasan

Napas merupakan salah satu elemen paling penting yang harus dijaga dan dilatih dengan baik kalau kita mau menjadiqori dan qoriah. Seorang pembaca Al-Quran dianjurkan untuk mempunyai napas panjang agar mereka bisa melafalkan ayat pendek maupun panjang dengan baik serta tidak tergesa-gesa. Ada banyak metode yang bisa kita lakukan untuk melatih pernapasan. Contohnya olahraga seperti berenang, lari, dan senam yang dilakukan secara rutin. Sehingga kelak kita akan terhindar dari masalah seperti waqaf (berhenti) tidak pada tempatnya saat sedang membaca Al-Quran.

  1. Olah Vokal / Suara

Suara atau vokal juga tidak kalah penting, sebab pendengar pastinya akan mendengar lantunan ayat-ayat Al-Quran dari suara kita. Karena suara juga ikut berubah sesuai dengan pertumbuhan, maka qori dan qoriah harus memperhatikan cara mereka dalam mengolah vokal saat baca Al Quran berlagu. Salah satunya adalah dengan menggabungkan suara dalam dan luar, yakni suara menekan agar vokal mereka tidak pecah. Suara juga harus dijaga dengan menghindari beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa mempengaruhi atau mengurangi kualitasnya.

  1. Sabar dan Ikhlas

Selain faktor fisik, kondisi mental seorang qori dan qoriah pun harus dipersiapkan. Sebab mereka hendak melantunkan ayat-ayat suci yang merupakan firman Allah Swt., Sang Pencipta alam semesta. Sehingga qori danqoriah benar-benar harus sabar dan ikhlas saat sedang mempelajari Al-Quran. Tanpa dua sifat tersebut, jangankan untuk melagukan ayat, membacanya dengan tartil dan sesuai aturan pun akan sulit. Perlu diketahui bahwa mereka akan mempelajari banyak materi untuk menjadi pembaca Al-Quran yang baik dan kesabaran sangat diperlukan saat proses berlangsung.

  1. Punya Bakat

Meski bukan syarat wajib, seorang qori dan qoriah dianjurkan sudah punya hobi membaca Al-Quran dan bakat mempelajari ayat-ayatnya. Menurut H. Muammar ZA, seseorang yang menjadikan kegiatan baca Al-Quran sebagai hobi secara tidak langsung telah menjamin dirinya untuk bisa berlatih secara kontinu atau istikamah. Sementara untuk bakat, dibutuhkan suara yang bagus dan kemampuan mengolah untuk melagukan ayat-ayat Al-Quran tanpa keluar dari aturan. Sehingga mereka tidak kesulitan dalam belajar baca Al Quran berlagu serta jadi qori dan qoriah yang berkualitas.